JUAL RANJANG PASIEN/HOSPITAL BED MURAH
RANJANG ELEKTRIK OTOMATIS 3 CRANK MURAH
buruan sebelum stok habis
stock terbatas


JUAL RANJANG PASIEN TEMPAT TIDUR RUMAH SAKIT
 LIHAT DETAIL SPESIFIKASI 




Jual Kursi Roda Murah
KURSI  RODA  BARU  HANYA  Rp. 650.000
buruan sebelum harga naik
stock terbatas



 LIHAT DETAIL SPESIFIKASI 

JUAL KURSI RODA BARU MULAI DARI Rp.650.000 (HARGA TERMURAH NIH, BURUAN SEBELUM KEHABISAN)
Silahkan pilih produk berikut :

Kursi roda biasa (standart) merk Sella

Kursi roda 3 in 1 (utk moving, BAB, ranjang tidur) merk Sella

Kursi roda alumunium merk Sella

Kursi roda elektrik

Kursi Roda Standard Velg Racing Sella

Kursi roda 2 in 1 (utk moving dan BAB) merk Sella

Kursi roda alumunium merk Sella

Kursi roda travel (bisa jadi kursi roda untuk anak)

Kursi Commode (untuk BAB) + Roda

Kursi Commode (untuk BAB) tanpa Roda

Kursi Commode Fix tanpa Roda Polycare

Kursi roda travel (bisa jadi kursi roda untuk anak)

Kursi roda 2 in 1 merk Shima

Tabung Oksigen (berbagai ukuran) + Regulator + Trolley

Walker + Roda (Alat Bantu Jalan)

Walker tanpa Roda

Tongkat Kaki 1 Gagang Leher Angsa

Tongkat Lipat

Tongkat Kaki 4

Tongkat Ketiak

Tongkat Kaki 1 biasa

Tongkat Duduk

Matras

Kasur anti dicubitus + electrik pump

Arm sling

Bantal Panas (Penghangat Tubuh)

Pispot BAB Stainless

Pispot BAB plastik

KETIKA MATSUSITA SEBAGAI PIMPINAN MENYADARI HIDUP KARYAWANNYA BERGANTUNG PADA DIA

Sedikit cerita yang mungkin dapat direnungkan dan diambil intisari manfaatnya:

Di tahun 1929, pernah terjadi ‘Depresi Ekonomi Global’ . Wall Street menukik tajam tak terkendali. Surat saham tak lebih nilainya seperti kertas biasa. Saat itu, General Motor terpaksa mem-PHK separo dari 92.829 karyawannya. Perusahaan besar maupun kecil bangkrut. (Hal ini melebihi dari krisis ekonomi yang kita semua tahu sekarang ini). Jutaan orang menjadi pengangguran. Jutaan orang kelaparan. Daya beli turun bersama harga dan lowongan pekerjaan.

Malam menjadi gelap gulita. Kepanikan terjadi dimana-mana. Toko yang masih bertahan, menghentikan pembelian dari pabrik karena gudang sudah penuh dengan barang yang tidak terjual. Saat itu, Konosuke Matsushita yang memproduksi peralatan listrik bermerek National dan Panasonic baru saja merampungkan pabrik dan kantor dengan pinjaman dari Bank Sumitomo. Kondisi badannya sering sakit-sakitan akibat gizi yang kurang dimasa kanak-kanak, ditambah lagi dengan kerja 18 jam sehari, 7 hari seminggu selama 12 tahun merintis usahanya. Hanya semangat hiduplah yang membuatnya masih bernapas.

Dengan punggung bersandar ke tembok rumah, Matsushita mendengarkan laporan tentang kondisi perekonomian yang terus memburuk ketika manajemennya datang menjenguk. Lalu bagaimana tanggapannya ?
“Kurangi produksi separuhnya, tetapi JANGAN mem-PHK karyawan. Kita akan mengurangi produksi bukan dengan merumahkan pekerja, tetapi dengan meminta mereka untuk bekerja di pabrik hanya setengah hari. Kita akan terus membayar upah seperti yang mereka terima sekarang, tetapi kita akan menghapus semua hari libur. Kita akan meminta semua pekerja untuk bekerja sebaik mungkin dan berusaha menjual semua barang yang ada di gudang”.

Matsushita yakin degan kebijakan yang diambilnya, demi kelangsungan hidup anak-istri karyawannya, akhirnya mampu menghasilkan terobosan yang manusiawi pada masa depresi ekonomi tersebut. Kebajikan Matsushita terhadap karyawannya mendapatkan hasil yang manis 16 tahun kemudian dari karyawan yang pernah ditolongnya.
Ia menuai buah kebajikannya sendiri.

Ketika Perang Dunia II berakhir, Jendral Douglas Mc Arthur yang mengendalikan Jepang, menangkapi semua pengusaha Jepang untuk diadili karena keterlibatan mereka selama perang. Pada kurun 1930 - an, para pengusaha Jepang, termasuk Matsushita, mendapat tekanan rezim militer Jepang saat itu untuk memproduksi senjata dan logistic militer lainnya. Maka Matsushita pun ikut ditangkap.

Sekitar 15.000 pekerja bersama keluarganya membubuhkan tanda tangan petisi pembelaan untuk Matsushita !! Jenderal Mc Arthur pun tercengang oleh petisi tersebut dan akhirnya membebaskan Matsushita.
Tidak ada pemilik usaha dan pimpinan industri sebelum perang dunia kedua yang diizinkan Mc Arthur kembali ke pekerjaannya kecuali Matsushita.

Demikianlah Matsushita dapat terus memimpin perusahaannya sampai menjadi raksasa elektronik dunia, dan baru pensiun pada tahun 1989 pada usia 94 tahun. Ketika Matsushita meninggal tahun 1990, bukan Cuma para pebisnis yang berduka cita. Presiden Amerika saat itu, George Bush (senior) pun turut berduka.

Matsushita berhasil membangun dirinya melewati ambang batas pengusaha yang umumnya selalu lapar uang.Bagi Matsushita, uang bukanlah tujuan. Meskipun butuh uang tetapi uang bukanlah segala-galanya. Baginya, uang adalah sarana untuk melakukan kebajikan.

Itu sebabnya, beliau tidak pernah menggigit orang, main curang, atau merebut jatah orang lain. Matsushita yakin bahwa kalau kita berbuat baik maka kejahatan akan menjauhi kita dan kebaikan akan melindungi kita.
***
Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni, orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak, dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir.
(Diringkas dari Buku Biografi Matshusita Pengusaha Merk National dan Panasonic)

+/- Read More | Selanjutnya

Download 500 java game for mobile 240*320

500 java game for mobile 240*320

500 java game for mobile - screen size 240*320 - 97 MB

you can use all this game for each mobile with 240*320 screen size

+/- Read More | Selanjutnya

Great Sites to Join to Earn by Clicking

Great Sites to Join to Earn by Clicking
click and earn!

Clixsense pays out at $10 by check. There is a $3 processing fee deducted. All ads are worth a minimum of 1 cent. Well worth the optional $10 upgrade as you will get many more ads. I highly recommend this one and I check it 4 to 5 times a day and there are always ads to click on.




or...maybe you need to advertise ?


+/- Read More | Selanjutnya

LET'S SAVE OUR NATION

Mari Kita Selamatkan Bangsa Kita

Krisis keuangan global kian menebar ancaman menjadi krisis ekonomi global
yang tidak main-main, bursa saham guncang dan nilai tukar Rupiah semakin
melemah, ini semua menjadi indicator bahwa akan ada bencana baru yang siap
menerkam.
Para kaum Kapitalis yang ingin meraup keuntungan dengan cara cepat dan
menjadi SERAKAH akhirnya menjadi sumber dari segala krisis yang kita belum
tau kapan akan berakhir.

Pertanyaannya adalah apa yang bisa kita lakukan untuk ikut membantu agar
krisis ini tidak menghancurkan sendi-sendi perekonomian Bangsa ini? Tentu
kita tidak ingin ini menjadi periode 10 Tahunan (1998 -2008), mimpi kelam
krisis ekonomi 10 tahun lewat tentu tidak ingin kita munculkan kembali,
tapi jika Anda tidak peduli maka bisa saja hal ini akan terjadi!!!!
Dan jika itu terjadi maka Bangsa ini akan semakin terpuruk, akan muncul PHK
besar-besaran, sector riil yang tidak bergerak, system perbankan yang sudah
tidak dipercaya lagi dan akhirnya kita kembali ke NOL lagi.

Jika Anda masih mencintai Bangsa ini maka ada banyak hal yang bisa Anda
lakukan, paling tidak MULAILAH DARI DIRI ANDA SENDIRI..!! , contoh kecil
sbb :


Jika Anda seorang awam sebagaimana saya, maka yang bisa kita lakukan
adalah :
Gunakanlah PRODUKSI DALAM NEGERI dalam semua aktivitas hidupmu,
dengan langkah ini akan menyelamtkan Sektor Riil, usaha-usaha
kecil akan berkembang, dan akhirnya kita bisa berdiri tegak dan
mengatakan KITA BISA HIDUP DARI NEGERI KITA SENDIRI.
Langkah kecil lain jangan sok mengkonsumsi produk makanan luar
negeri, jika anda senang makan Durian tidak perlu durian
Bangkok Thailand cukup durian local toh tidak kalah rasanya,
jika senang makan Jagung? Tidak perlulah Jagung Thailand cukup
jagung local, tidak perlu makan makan di outlet2 dengan brand
luar negeri, toh ayam kampung kita tidak kalah nikmatnya, hal
kecil ini kadang tidak kita sadari tapi ketahuilah EFEK nya
sangat luarbiasa, anda bisa bayangkan jika semua anak bangsa
ini berfikiran sama, jika anda konversikan dengan modal yang
beputar maka Anda akan kaget dan heran akan IMPACT yang sangat
luar biasa, yakin dan percayalah dengan cara kecil ini Krisis
ini tidak akan terjadi DISINI di BUMI INDONESIA.
Gunakan angkutan Massal jika itu anda bisa lakukan, itu akan
membantu untuk mengurangi konsumsi energi yang luar biasa yang
sebetulnya tidak perlu, disamping mengurangi polusi, jangan
lupa disamping krisis keuangan yang berpotensi menjadi krisis
Ekonomi kita juga dihadapkan dengan krisis Energy..!!
kenyamanan mungkin belum kita pikirkan sekarang, percayalah
bahwa aroma sesaknya penumpang di Angkot dan bus – bus itu
masih menimbulkan secercah harapan bahwa sector riil kita masih
bergerak.
Berbelanjalah di pasar-pasar tradisional, berdayakan
warung-warung Kaki lima, percaya atau tidak Ekonomi Kerakyatan
terbukti mampu menyelamatkan perekonomian kita.
Jika Anda seorang pelaku bisnis maka tolong jangan hanya memikirkan
untuk meraup keuntungan pribadi semata-mata hanya dengan memikirkan
Import barang-barang murah yang hanya akan menghancurkan produk dalam
negeri, jangan lari dari tanggung jawab dengan membawa lari modal ke
luar negeri, ingat menjaga, mengusahakan agar Capital Inflow akan
lebih bijkasana dan akan sangat membantu Negeri ini, jangan biarkan
capital outflow terjadi itu sama dengan menghancurkan perekonomian
Rakyat

LET’S SAVE OUR NATION, START FROM YOUR SELF..!!!!.

Lakukan hal sederhana ini maka Anda akan lihat akibat penyelamatan yang
luar biasa.

Dengan meneruskan pesan ini ke relasi dan sahabat Anda, berarti Anda sudah
ikut mengingatkan Saudara Sebangsa Kita untuk Ikut PEDULI menyelamatkan
Bangsa ini.

+/- Read More | Selanjutnya

Kalau Langit Masih Kurang Tinggi

Krisis Subprime di Amerika Serikat

Oleh: Dahlan Iskan
CEO Jawa Pos


Meski saya bukan ekonom, banyak pembaca tetap minta saya 'menceritakan'
secara awam mengenai hebatnya krisis keuangan di AS saat ini.
Seperti juga,
banyak pembaca tetap bertanya tentang sakit liver, meski mereka tahu saya
bukan dokter. Saya coba:

Semua perusahaan yang sudah go public lebih dituntut untuk terus berkembang di semua sektor. Terutama labanya. Kalau bisa, laba sebuah perusahaan publik terus meningkat sampai 20 persen setiap tahun. Soal caranya bagaimana, itu urusan kiat para CEO dan direkturnya.

Pemilik perusahaan itu (para pemilik saham) biasanya sudah tidak mau tahu lagi apa dan bagaimana perusahaan tersebut dijalankan. Yang mereka mau tahu adalah dua hal yang terpenting saja: harga sahamnya harus terus naik dan labanya harus terus meningkat.

Perusahaan publik di AS biasanya dimiliki ribuan atau ratusan ribu orang,
sehingga mereka tidak peduli lagi dengan tetek-bengek perusahaan mereka.

Mengapa mereka menginginkan harga saham harus terus naik? Agar kalau para
pemilik saham itu ingin menjual saham, bisa dapat harga lebih tinggi
dibanding waktu mereka beli dulu: untung.

Mengapa laba juga harus terus naik? Agar, kalau mereka tidak ingin jual
saham, setiap tahun mereka bisa dapat pembagian laba (dividen) yang kian
banyak.

Soal cara bagaimana agar keinginan dua hal itu bisa terlaksana dengan baik,
terserah pada CEO-nya. Mau pakai cara kucing hitam atau cara kucing putih,
terserah saja. Sudah ada hukum yang mengawasi cara kerja para CEO tersebut:
hukum perusahaan, hukum pasar modal, hukum pajak, hukum perburuhan, dan
seterusnya.

Apakah para CEO yang harus selalu memikirkan dua hal itu merasa tertekan
dan stres setiap hari? Bukankah sebuah perusahaan kadang bisa untung, tapi
kadang bisa rugi?

Anehnya, para CEO belum tentu merasa terus-menerus diuber target. Tanpa
disuruh pun para CEO sendiri memang juga menginginkannya. Mengapa? Pertama,
agar dia tidak terancam kehilangan jabatan CEO. Kedua, agar dia mendapat
bonus superbesar yang biasanya dihitung sekian persen dari laba dan
pertumbuhan yang dicapai.
Gaji dan bonus yang diterima para CEO perusahaan
besar di AS bisa 100 kali lebih besar dari gaji Presiden George Bush. Mana
bisa dengan gaji sebesar itu masih stres?

Keinginan pemegang saham dan keinginan para CEO dengan demikian seperti
tumbu ketemu tutup: klop.
Maka, semua perusahaan dipaksa untuk
terus-menerus berkembang dan membesar. Kalau tidak ada jalan, harus
dicarikan jalan lain. Kalau jalan lain tidak ditemukan, bikin jalan baru.
Kalau bikin jalan baru ternyata sulit, ambil saja jalannya orang lain.
Kalau tidak boleh diambil? Beli! Kalau tidak dijual? Beli dengan cara yang
licik -dan kasar! Istilah populernya hostile take over.

Kalau masih tidak bisa juga, masih ada jalan aneh: minta politisi untuk
bikinkan berbagai peraturan yang memungkinkan perusahaan bisa mendapat
jalan.

Kalau perusahaan terus berkembang, semua orang happy. CEO dan para
direkturnya happy karena dapat bonus yang mencapai Rp 500 miliar setahun.
Para pemilik saham juga happy karena kekayaannya terus naik. Pemerintah
happy karena penerimaan pajak yang terus membesar.
Politisi happy karena
dapat dukungan atau sumber dana.

Dengan gambaran seperti itulah ekonomi AS berkembang pesat dan
kesejahteraan rakyatnya meningkat. Semua orang lantas mampu membeli
kebutuhan hidupnya. Kulkas, TV, mobil, dan rumah laku dengan kerasnya.
Semakin banyak yang bisa membeli barang, ekonomi semakin maju lagi.

Karena itu, AS perlu banyak sekali barang. Barang apa saja. Kalau tidak
bisa bikin sendiri, datangkan saja dari Tiongkok atau Indonesia atau negara
lainnya. Itulah yang membuat Tiongkok bisa menjual barang apa saja ke AS
yang bisa membuat Tiongkok punya cadangan devisa terbesar di dunia: USD 2
triliun!

Sudah lebih dari 60 tahun cara 'membesarkan' perusahaan seperti itu
dilakukan di AS dengan suksesnya. Itulah bagian dari ekonomi kapitalis. AS
dengan kemakmuran dan kekuatan ekonominya lalu menjadi penguasa dunia.

Tapi, itu belum cukup.

Yang makmur harus terus lebih makmur. Punya toilet otomatis dianggap tidak
cukup lagi: harus computerized!

Bonus yang sudah amat besar masih kurang besar. Laba yang terus meningkat
harus terus mengejar langit. Ukuran perusahaan yang sudah sebesar gajah
harus dibikin lebih jumbo. Langit, gajah, jumbo juga belum cukup.

Ketika semua orang sudah mampu beli rumah, mestinya tidak ada lagi
perusahaan yang jual rumah. Tapi, karena perusahaan harus terus meningkat,
dicarilah jalan agar penjualan rumah tetap bisa dilakukan dalam jumlah yang
kian banyak. Kalau orangnya sudah punya rumah, harus diciptakan agar kucing
atau anjingnya juga punya rumah. Demikian juga mobilnya.

Tapi, ketika anjingnya pun sudah punya rumah, siapa pula yang akan beli
rumah?

Kalau tidak ada lagi yang beli rumah, bagaimana perusahaan bisa lebih
besar? Bagaimana perusahaan penjamin bisa lebih besar? Bagaimana perusahaan
alat-alat bangunan bisa lebih besar? Bagaimana bank bisa lebih besar?
Bagaimana notaris bisa lebih besar? Bagaimana perusahaan penjual kloset
bisa lebih besar? Padahal, doktrinnya, semua perusahaan harus semakin
besar?

Ada jalan baru. Pemerintah AS-lah yang membuat jalan baru itu. Pada 1980,
pemerintah bikin keputusan yang disebut 'Deregulasi Kontrol Moneter'.
Intinya, dalam hal kredit rumah, perusahaan realestat diperbolehkan
menggunakan variabel bunga. Maksudnya: boleh mengenakan bunga tambahan dari
bunga yang sudah ditetapkan secara pasti. Peraturan baru itu berlaku dua
tahun kemudian.

Inilah peluang besar bagi banyak sektor usaha: realestat, perbankan,
asuransi, broker, underwriter, dan seterusnya. Peluang itulah yang
dimanfaatkan perbankan secara nyata.

Begini ceritanya:

Sejak sebelum 1925, di AS sudah ada UU Mortgage. Yakni, semacam
undang-undang kredit pemilikan rumah (KPR). Semua warga AS, asalkan
memenuhi syarat tertentu, bisa mendapat mortgage (anggap saja seperti KPR,
meski tidak sama).

Misalnya, kalau gaji seseorang sudah Rp 100 juta setahun, boleh ambil
mortgage untuk beli rumah seharga Rp 250 juta. Cicilan bulanannya ringan
karena mortgage itu berjangka 30 tahun dengan bunga 6 persen setahun.

Negara-negara maju, termasuk Singapura, umumnya punya UU Mortgage. Yang
terbaru adalah UU Mortgage di Dubai. Sejak itu, penjualan properti di Dubai
naik 55 persen. UU Mortgage tersebut sangat ketat dalam menetapkan syarat
orang yang bisa mendapat mortgage.

Dengan keluarnya 'jalan baru' pada 1980 itu, terbuka peluang untuk
menaikkan bunga. Bisnis yang terkait dengan perumahan kembali hidup. Bank
bisa dapat peluang bunga tambahan. Bank menjadi lebih agresif. Juga para
broker dan bisnis lain yang terkait.

Tapi, karena semua orang sudah punya rumah, tetap saja ada hambatan. Maka,
ada lagi 'jalan baru' yang dibuat pemerintah enam tahun kemudian. Yakni,
tahun 1986.

Pada 1986 itu, pemerintah menetapkan reformasi pajak. Salah satu isinya:
pembeli rumah diberi keringanan pajak. Keringanan itu juga berlaku bagi
pembelian rumah satu lagi. Artinya, meski sudah punya rumah, kalau mau beli
rumah satu lagi, masih bisa dimasukkan dalam fasilitas itu.

Di negara-negara maju, sebuah keringanan pajak mendapat sambutan yang luar
biasa. Di sana pajak memang sangat tinggi. Bahkan, seperti di Swedia atau
Denmark, gaji seseorang dipajaki sampai 50 persen. Imbalannya, semua
keperluan hidup seperti sekolah dan pengobatan gratis. Hari tua juga
terjamin.

Dengan adanya fasilitas pajak itu, gairah bisnis rumah meningkat drastis
menjelang 1990. Dan terus melejit selama 12 tahun berikutnya. Kredit yang
disebut mortgage yang biasanya hanya USD 150 miliar setahun langsung
menjadi dua kali lipat pada tahun berikutnya. Tahun-tahun berikutnya terus
meningkat lagi. Pada 2004 mencapai hampir USD 700 miliar setahun.

Kata 'mortgage' berasal dari istilah hukum dalam bahasa Prancis. Artinya:
matinya sebuah ikrar. Itu agak berbeda dari kredit rumah. Dalam mortgage,
Anda mendapat kredit. Lalu, Anda memiliki rumah. Rumah itu Anda serahkan
kepada pihak yang memberi kredit. Anda boleh menempatinya selama cicilan
Anda belum lunas.

Karena rumah itu bukan milik Anda, begitu pembayaran mortgage macet, rumah
itu otomatis tidak bisa Anda tempati. Sejak awal ada ikrar bahwa itu bukan
rumah Anda. Atau belum. Maka, ketika Anda tidak membayar cicilan, ikrar itu
dianggap mati. Dengan demikian, Anda harus langsung pergi dari rumah
tersebut.

Lalu, apa hubungannya dengan bangkrutnya investment banking seperti Lehman
Brothers?

Gairah bisnis rumah yang luar biasa pada 1990-2004 itu bukan hanya karena
fasilitas pajak tersebut. Fasilitas itu telah dilihat oleh 'para pelaku
bisnis keuangan' sebagai peluang untuk membesarkan perusahaan dan
meningkatkan laba.

Warga terus dirangsang dengan berbagai iklan dan berbagai fasilitas
mortgage. Jor-joran memberi kredit bertemu dengan jor-joran membeli rumah.
Harga rumah dan tanah naik terus melebihi bunga bank.

Akibatnya, yang pintar bukan hanya orang-orang bank, tapi juga para pemilik
rumah. Yang rumahnya sudah lunas, di-mortgage-kan lagi untuk membeli rumah
berikutnya. Yang belum memenuhi syarat beli rumah pun bisa mendapatkan
kredit dengan harapan toh harga rumahnya terus naik. Kalau toh suatu saat
ada yang tidak bisa bayar, bank masih untung. Jadi, tidak ada kata takut
dalam memberi kredit rumah.

Tapi, bank tentu punya batasan yang ketat sebagaimana diatur dalam
undang-undang perbankan yang keras.

Sekali lagi, bagi orang bisnis, selalu ada jalan.

Jalan baru itu adalah ini: bank bisa bekerja sama dengan 'bank jenis lain'
yang disebut investment banking.

Apakah investment banking itu bank?

Bukan. Ia perusahaan keuangan yang 'hanya mirip' bank. Ia lebih bebas
daripada bank. Ia tidak terikat peraturan bank. Bisa berbuat banyak hal:
menerima macam-macam 'deposito' dari para pemilik uang, meminjamkan uang,
meminjam uang, membeli perusahaan, membeli saham, menjadi penjamin, membeli
rumah, menjual rumah, private placeman, dan apa pun yang orang bisa
lakukan. Bahkan, bisa melakukan apa yang orang tidak pernah memikirkan!
Lehman Brothers, Bear Stern, dan banyak lagi adalah jenis investment
banking itu.

Dengan kebebasannya tersebut, ia bisa lebih agresif. Bisa memberi pinjaman
tanpa ketentuan pembatasan apa pun. Bisa membeli perusahaan dan menjualnya
kapan saja. Kalau uangnya tidak cukup, ia bisa pinjam kepada siapa saja:
kepada bank lain atau kepada sesama investment banking. Atau, juga kepada
orang-orang kaya yang punya banyak uang dengan istilah 'personal banking'.

Saya sering kedatangan orang dari investment banking seperti itu yang
menawarkan banyak fasilitas. Kalau saya mau menempatkan dana di sana, saya
dapat bunga lebih baik dengan hitungan yang rumit. Biasanya saya tidak
sanggup mengikuti hitung-hitungan yang canggih itu.

Saya orang yang berpikiran sederhana. Biasanya tamu-tamu seperti itu saya
serahkan ke Dirut Jawa Pos Wenny Ratna Dewi. Yang kalau menghitung angka
lebih cepat dari kalkulator. Kini saya tahu, pada dasarnya dia tidak
menawarkan fasilitas, tapi cari pinjaman untuk memutar cash-flow.

Begitu agresifnya para investment banking itu, sehingga kalau dulu hanya
orang yang memenuhi syarat (prime) yang bisa dapat mortgage, yang kurang
memenuhi syarat pun (sub-prime) dirangsang untuk minta mortgage.

Di AS, setiap orang punya rating. Tinggi rendahnya rating ditentukan oleh
besar kecilnya penghasilan dan boros-tidaknya gaya hidup seseorang. Orang
yang disebut prime adalah yang ratingnya 600 ke atas. Setiap tahun orang
bisa memperkirakan sendiri, ratingnya naik atau turun.

Kalau sudah mencapai 600, dia sudah boleh bercita-cita punya rumah lewat
mortgage. Kalau belum 600, dia harus berusaha mencapai 600. Bisa dengan
terus bekerja keras agar gajinya naik atau terus melakukan penghematan
pengeluaran.

Tapi, karena perusahaan harus semakin besar dan laba harus kian tinggi,
pasar pun digelembungkan. Orang yang ratingnya baru 500 sudah ditawari
mortgage. Toh kalau gagal bayar, rumah itu bisa disita. Setelah disita,
bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi dari nilai pinjaman. Tidak
pernah dipikirkan jangka panjangnya.

Jangka panjang itu ternyata tidak terlalu panjang. Dalam waktu kurang dari
10 tahun, kegagalan bayar mortgage langsung melejit. Rumah yang disita
sangat banyak. Rumah yang dijual kian bertambah. Kian banyak orang yang
jual rumah, kian turun harganya. Kian turun harga, berarti nilai jaminan
rumah itu kian tidak cocok dengan nilai pinjaman. Itu berarti kian banyak
yang gagal bayar.

Bank atau investment banking yang memberi pinjaman telah pula menjaminkan
rumah-rumah itu kepada bank atau investment banking yang lain. Yang lain
itu menjaminkan ke yang lain lagi. Yang lain lagi itu menjaminkan ke yang
beriktunya lagi. Satu ambruk, membuat yang lain ambruk. Seperti kartu
domino yang didirikan berjajar. Satu roboh menimpa kartu lain. Roboh semua.

Berapa ratus ribu atau juta rumah yang termasuk dalam mortgage itu? Belum
ada data. Yang ada baru nilai uangnya. Kira-kira mencapai 5 triliun dolar.
Jadi, kalau Presiden Bush merencanakan menyuntik dana APBN USD 700 miliar,
memang perlu dipertanyakan: kalau ternyata dana itu tidak menyelesaikan
masalah, apa harus menambah USD 700 miliar lagi? Lalu, USD 700 miliar lagi?


Itulah yang ditanyakan anggota DPR AS sekarang, sehingga belum mau
menyetujui rencana pemerintah tersebut. Padahal, jumlah suntikan sebanyak
USD 700 miliar itu sudah sama dengan pendapatan seluruh bangsa dan negara
Indonesia dijadikan satu.

Jadi, kita masih harus menunggu apa yang akan dilakukan pemerintah dan
rakyat AS. Kita juga masih menunggu data berapa banyak perusahaan dan orang
Indonesia yang 'menabung'-kan uangnya di lembaga-lembaga investment banking
yang kini lagi pada kesulitan itu.

Sebesar tabungan itulah Indonesia akan terseret ke dalamnya. Rasanya tidak
banyak, sehingga pengaruhnya tidak akan sebesar pengaruhnya pada Singapura,
Hongkong, atau Tiongkok.

Singapura dan Hongkong terpengaruh besar karena dua negara itu menjadi
salah satu pusat beroperasinya raksasa-raksasa keuangan dunia. Sedangkan
Tiongkok akan terpengaruh karena daya beli rakyat AS akan sangat menurun,
yang berarti banyak barang buatan Tiongkok yang tidak bisa dikirim secara
besar-besaran ke sana.
Kita, setidaknya, masih bisa menanam jagung.

+/- Read More | Selanjutnya

Soundtrack Film "LASKAR PELANGI" Download MP3

Tak hanya film 'Laskar Pelangi' yang diburu orang, soundtracknya pun jadi incaran. Bagaimana tidak, di album 'Ost. Laskar Pelangi' ada begitu banyak "pelangi".

Dengan brilian Nidji menggarap lagu utama 'Laskar Pelangi'. Lagu ciptaan sang vokalis, Giring itu terasa sangat cocok dengan kisah petualangan 10 anak Belitong yang dilayarlebarkan oleh Riri Riza dan Mira Lesmana.

Lagu berbalut suara violin dan cello itu diiringi gitar akustik yang catchy. Belum lagi lirik yang sederhana namun penuh nuansa.

Mimpi adalah kunci.. Untuk kita menaklukan dunia...
Berlarilah tanpa lelah.. Sampai engkau meraihnya...
Laskar pelangi.. Takkan terikat waktu...
Bebaskan mimpimu di angkasa.. Warnai bintang di jiwa...

Sherina pun menyumbang lagu 'Ku Bahagia' yang dibuka dengan suara flute. Iringan gitar akustik dan perkusi tradisional mengiringi melodi string yang muncul sesekali. Sherina total menggarap lagu ini. Ia menciptakan bahkan ikut mengaransemen lagu tersebut.

Lagu yang lain dari lainnya adalah 'Lintang' karya Netral. Tak seperti lagu lain yang middle beat, Netral up beat menggebu-gebu mengisahkan kehidupan Lintang. Sementara Gita Gutawa menggambarkan perasaan Ikal saat bertemu A Ling di toko Sinar Harapan lewat lagu 'Tak Perlu Keliling Dunia'.

Ipang 'BIP' juga membawakan sebuah lagu yang catchy bertajuk 'Sahabat Kecil'. Melodi yang unik bisa ditemukan dalam lagu Float, 'Waltz Musim Pelangi'. Brass section sangat kentara dengan iringan suara marching band di belakang lagu. Dua lagu lain disumbangkan Garasi dan Gugun & the Bluesbug.

Anda ingat adegan Mahar menyanyikan lagu 'Bunga Seroja' untuk menghibur Ikal yang patah hati? Lagu ciptaan almarhum Husein Bawafi itu dibawakan Verrys Yamarno (Mahar) dan Makarama dengan nada melayu yang kental.

Mendengar lagu-lagu soundtrack 'Laskap Pelangi' membuat Anda bisa terbang menuju kehidupan Ikal cs. Begitu banyak pelangi yang masih bisa diraih bukan?

Daftar track album 'Ost. Laskar Pelangi':
1. Laskar Pelangi - Nidji <<download mp3 | download Acoustic Version mp3>>
2. Ku Bahagia - Sherina <<download mp3>>
3. Lintang - Netral <<download mp3>>
4. Tak Perlu Keliling Dunia - Gita Gutawa <<download mp3>>
5. Sahabat Kecil - Ipang <<download mp3>>
6. Waltz Musim Pelangi - Float <<download mp3>>
7. Sahabat - Garasi <<download mp3>>
8. Mengejar Harapan - Gugun & the Bluesbug <<download mp3>>
9. Bunga Seroja - Veris Yamarno & Makarama <<download mp3>>

File Storage powered by :
Join Ziddu Now!

+/- Read More | Selanjutnya

40 % Hubungan Seks Remaja Pertamakali di Rumah

Jakarta, Survey menunjukkan, remaja di 4 kota besar Indonesia melakukan hubungan seks pertamakalinya di rumah. Jika 72 persen remaja pria merasa senang setelah melakukan hubungan seks, 47 persen remaja wanita menyesal.

Hasil survey tersebut disampaikan DKT Indonesia dalam breakfeast meeting yang digelar di Hotel Le Meridien Jakarta, Rabu (26/1/2005). Survey yang dijalankan oleh Synovate itu mengambil sampel remaja dari Bandung, Jakarta, Medan, dan Surabaya. Penelitian ini dilakukan terhadap 474 remaja berusia 15-24 tahun dengan persentasi 50 persen aktif secara seksual dan 50 persen lagi tidak. Itu artinya sebanyak 50 persen orang mengaku sudah pernah menjalani hubungan seksual pranikah sedangkan sisanya mengaku belum pernah.

Metode survei ini adalah wawancara secara langsung kepada responden. Nah yang perlu diperhatikan, 40 persen dari remaja ini melakukan hubungan seks untuk pertamakalinya di rumah masing-masing atau di rumah pasangannya. Ini artinya kesibukan orang tua sangat berpengaruh, ataukah orang tua kini semakin permisif?

Setelah terjadi hubungan seks, 72 persen pria merasa bahagia. Sedangkan sang wanita 47 persen menyesal karena merasa terbujuk, takut dosa, maupun takut hamil.

Tidak banyak perubahan dari hasil-hasil survey serupa yang pernah digelar sebelumnya. Informasi seks tetap paling banyak didapat dari teman sebaya serta sumber lain yang juga dianggap terpercaya seperti film porno (35 persen).

Tentang pencegahan dan keamanan, dalam survey ini terlihat para remaja sudah paham akan manfaat dam kegunaan kondom serta mengetahui tentang berbagai penyakit menular seksual. Namun penggunaan kondom di kalangan remaja masih belum populer karena hubungan seks sering terjadi diluar rencana. Menurut penelitian ini juga, pengetahuan akan kondom tak mendorong mereka untuk melakukan kegiatan seks secara aktif. Lalu apa? Dikatakan pengaruh lingkungan dan minimnya informasi bisa menjadi penyebab.

Pada masa pertumbuhan, remaja sangat tertarik akan hal yang berbau seksual karena hal psikologis dan biologis. Kemana harus bertanya? Seperti telah dikatakan, teman adalah andalan utama. Minimnya informasi yang akurat itu membuat banyak yang mencoba learning by doing. Setelah pertamakali mencoba ternyata sulit untuk menghentikannya kembali.

Masa remaja juga sangat identik dengan krisis kepercayaan diri. Merasa tak ada yang dibanggakan, remaja mencari berbagai cara untuk tetap eksis di pergaulan. Artinya segela tuntutan pergaulan pastinya akan dituruti baik itu seks, mabuk-mabukan, dugem, sampai menghisap ganja. Dengan adanya pengakuan dari peer group, setidaknya remaja mendapat satu poin kepercayaan diri. Apalagi jika di rumah orang tua kurang terbuka dan perhatian, teman bisa menjadi pelarian yang paling mudah.

Bicara tentang perilaku seks, banyak hal yang memengaruhi curiousity remaja tentang hal ini. Kultur timur yang ada di bangsa Indonesia membuat banyak orang tua merasa tabu membicarakan seks dengan sang anak. Jadilah yang tadi itu, anak belajar dari pengalamannya sendiri dan sumber lain yang tidak terlalu bisa dipercaya seperti teman atau pacar mereka sendiri.

Kampanye yang dilakukan belakangan ini lebih banyak menekankan pada proses instan yaitu perubahan perilaku. Dengan jurus yang tepat perilaku memang bisa diubah dalam sekejap. Tapi apakah bisa bertahan lama itu masih perlu dipertanyakan.

Selain perubahan perilaku sebagai salah satu cara harm reduction, perubahan sifat atau karakter juga sangat penting. Remaja diharapkan tidak hanya sekedar tahu kalau hubungan seksual yang tidak aman dapat menyebabkan penyakit, tapi juga dituntut untuk menumbuhkan kesadaran akan gaya hidup yang sehat. Jika remaja sudah paham dan memiliki kontrol diri dan lingkungan maka keputusan yang bijaksana pastinya nggak sulit diambil. Apalagi dalam penelitian ini juga dikatakan, kesadaran remaja untuk tetap melakukan seks setelah menikah juga masih cukup besar (68 persen).

+/- Read More | Selanjutnya

Praktik "Kotor" di Kantor Mulai Ditinggalkan

Praktik "Kotor" di Kantor Mulai Ditinggalkan

Barangkali sudah menjadi kesadaran umum bahwa untuk mencapai sukses, sebuah perusahaan tidak hanya memerlukan talent, melainkan talent dengan "keterampilan hitam" tertentu seperti tipu-muslihat, kekejaman dan kelihaian memainkan trik-trik kotor.

Namun, kemampuan untuk menjadi seorang politisi kantor yang baik dewasa ini tak lagi setabu yang pernah Anda pikirkan.

Apa yang disebut sebagai politik kantor sedang berubah, demikian menurut sebuah jajak pendapat baru yang dilakukan di Inggris, dengan para manajer mulai melihat makna "berpolitik" secara sangat berbeda, jauh lebih positif dan bersih.

Bila dulu politik kantor identik dengan sikut-sikutan antarteman, saling menjegal, menjatuhkan dan menikam dari belakang serta kalau perlu menjilat atasan, kini mayoritas manajer melihat hal yang sama sebagai membangun aliansi dan kesepakatan.

Riset yang dilakukan oleh Chartered Management Institute (CMI) menemukan bahwa semakin banyak pimpinan bisnis yang menolak ide-ide lama tentang politik kantor, dan menggantinya dengan menciptakan partnership, membangun relationship dan mengembangkan keahlian-keahlian politik yang konstruktif.

Dalam laporan hasil penelitian disebutkan, hanya kurang dari sepertiga (dari 1.495 manajer) yang masih melihat politik semata sebagai "melindungi kepentingan sendiri", dan kurang dari seperlima yang masih percaya politik adalah "mengejar keuntungan pribadi."

Selebihnya, para manajer percaya bahwa keterampilan-keterampilan berpolitik yang baik adalah "membangun aliansi" (6 dari 10), "interaksi dengan pengambil keputusan" (4 dari 10) dan "menyatukan berbagai perbedaan" (4 dari 10).


Hubungan Eksternal

Para manajer memberi peringkat tinggi pada "political skill" yang membantu mengembangkan partnership, dan memberi penghargaan yang besar pada hubungan eksternal dalam bisnis. Ke depan, "partnership working" diharapkan menjadi prioritas kalangan pimpinan bisnis.

Kepala eksekutif CMI Mary Chapman mengatakan, "Dalam lingkingan bisnis yang dinamis, di mana globalisasi sedang membuka pintu-pintu baru pada hal-hal mendasar sehari-hari, perhatian besar pada pengembangan external partnership merupakan kabar baik bagi bisnis."

"Ini memperlihatkan, para pemimpin menerima bahwa sukses bisa dicapai bila mereka bekerja (sama) dengan individu-individu."

"Mereka menyadari kebutuhan untuk bicara dan berhubungan dengan orang pada level personal. Tentu saja, hubungan internal tetap menjadi faktor penting, tapi kini ada makin jelas dipahami bahwa hasil-hasil (bisnis) hanya bisa dicapai lewat kolaborasi yang lebih luas," papar Chapman.

"Di samping itu, bagaimana individu menggunakan keterampilan-keterampilan politik mereka akan menentukan sukses personal dan bisnis," tambah dia.

Disimpulkan, karena tak seorang atau organisasi pun yang tumbuh dalam ruang kosong, maka pengaruh dari aksi-aksi mereka akan terasa pada stakeholder di sekitarnya. Artinya, political skill bukanlah "keterampilan kotor" seperti yang banyak diasosiakan selama ini.

+/- Read More | Selanjutnya

Pendekatan atau Cari Muka?

Suatu sore, pembicaraan itu mengarah soal penjilatan dan pendekatan, embuhlah, saya ndak tahu, cuman awalnya mereka ngomong begini, “Ya bedakan mana yang menjilat atasan dan mana yang cuman pendekatan kita sama atasan mas, lah saya kan cuman menjalin hubungan baik sama atasan saya, dan itu beda dengan menjilat, atau beda dengan istilah sampean itu, cari muka, agh..jangan-jangan sampean cuman iri aja mas, karir ndak naik-naik, lantas curiga yang lain melakukan cari muka sama atasan masing-masing”.

Saya cuman diam, dan katanya hal-hal semcam itu ada ilmunya, ilmu bagaimana menjalin hubungan baik dengan atasan, ini soal pendapat saya peribadi saja, bagian dari tips dan trik untuk berkarir didunia kantor, begitu kata mereka duh… saya memang ndesit, geblek, tahunya cuman kerja, kerja dan menghasilkan, ndak begitu paham soal beginian.

Apa saya memang bener-bener geblek, nggak mau tahu, apa memang hal-semacam ini hukumnya wajib dilakukan atau diketahui, apa sampean bisa bantu saya untuk ngasih referensi? duh… tolong donk, saya cuman sebatas ingin tahu!.

+/- Read More | Selanjutnya

Mengenali 'Virus' di Kantor


Apakah kamu terjangkit salah satu virus dikantor?! Lingkungan kerja atau kantor, bisa diibaratkan sebagai sebuah komputer yang lengkap dengan perangkatnya. Dan perlu diketahui pula, perangkat ini sangat rentan sama virus... Jadi hati-hati deh, jangan sampai 'kena deh'...

Nah kalo di lingkungan kerja virus yang dimaksud adalah orang-orang yang berada di lingkungan kerja yang memiliki sikap yang lain dari orang kebanyakan dan biasanya mengarah ke hal yang negatif. Bila kamu tak ingin terjangkiti virus tersebut, kamu harus mengetahui tipe-tipe virus di dalam kantor. Kamu kudu bisa mengantisipasi mereka. Paling tidak, 'kuasai' dulu si 5 jenis orang yang terjangkit virus kantor!




Si Lihai Silat Lidah


Bisa dibilang orang ini punya keahlian menyampaikan berita buruk dengan kata-kata yang manis dan senyuman dingin. Seolah-olah itu bukan maunya dia, tapi sebenarnya sumber kejadian ada di dia! Perlu kamu tau, orang seperti ini biasanya gampang sekali mengambil keputusan negatif dan dia bisa meyakinkan kita betapa diplomatisnya dia dan membuat kita ter-skak mat!

Contohnya: Memecat dengan kejam tapi diplomatis. Mereka meminta dipahami bahwa mereka hanya menjalankan tugasnya.

Si Mata-mata Bos

Banyak bos yang sudah mengerti masing-masing karyawannya, tapi ada juga yang masih tidak percaya sama karyawannya. Rupanya terlalu memakan biaya bila si bos menempelkan penyadap di ruang kerja, lagian bos tidak memerlukan itu karena bos telah memiliki mata-mata gratisan. Perlu kamu tahu virus yang satu ini sangat bersahabat. Tetapi jangan main-main, jaga mulut kamu bila bicara dengannya, karena layaknya mata-mata, berita nggak penting pun bisa sampai ke telinga bos. Kesetiaannya yang luar biasa mengalahkan segalanya, termasuk pertemanannya dengan kamu. Semua itu dia lakukan semata-mata ingin mencari perhatian lebih si bos agar segala urusannya dimudahkan bos.

Nah…kamu ingin tau siapa rekan kerja yang kena virus ini?! Mudah sekali caranya, kamu hanya kudu bercerita sebuah isu melalui mulut orang lain yang kamu percaya di depan si mata-mata itu, kita lihat apakah isu itu akan muncul dari mulut bos. Waspadalah, beberapa dari mereka ada yang sangat terlatih untuk tidak menampakkan bentuk hubungannya dengan si bos. Tapi ada juga yang terlihat jelas sekali berhubungan sangat dekat dengan bos, seperti memberikan si bos makanan atau barang-barang lain padahal tidak ada kejadian yang penting maupun orang itu habis bepergihan jauh. Jika mereka dipercayai memegang sebuah jabatan, biasanya akan sangat tahu mana wewenangnya dan mana wewenang bos utamanya.

Si Big Mouth

Virus ini biasanya terjangkit pada orang-orang yang "tong kosong yang nyaring bunyinya." Mulutnya sangat meyakinkan, tapi kerjaannya nol besar. Biasanya mereka ingin selalu diakui dan dianggap expert di segala bidang. Mereka sering tidak menyadari apa pun yang mereka katakan. Kebiasaannya adalah menipu dan menjilat. Kami sarankan jangan libatkan perasaan bila kamu berhadapan dengan tipe virus satu ini. Bila perlu, kamu cut aja bualannya dengan fakta-fakta dan bukti-bukti yang akurat. Bila kamu bisa melakukan itu dia akan terlihat segan denganmu, karena takut rahasianya atau bualannya diberitahukan ke orang lain.

Si Smooth Talker

Virus ini bisa terjangkit di mana saja dan kapan saja! Biasanya orang-orang yang terinfeksi virus ini memiliki kemampuan merayu yang luar biasa dan rayuannya sangat maut. Dia keluarkan jurus itu semata-mata hanya ingin mendapatkan apa yang dia inginkan. Kamu harus berhati-hati berhadapan apalagi berbicara dengan orang seperti ini, karena bisa jadi omongan kamu, berbalik jadi pisau bermata dua yang dipakai untuk menyingkirkan kamu. Perlu kamu tau orang yang terjangkit virus ini bisa mengorbankan siapa pun, termasuk atasannya untuk kepentingannya sendiri. Bisa dibilang mereka egois, sehingga sanggup menusuk dada bawahannya demi nama baiknya di depan bos. Menghadapinya memang membutuhkan kesabaran dan ketabahan tersendiri. Jadi bila bermasalah dengan mereka, kuncinya adalah sabar tapi waspada. Contoh detailnya: biasa nya orang-orang yang terjangkit virus ini, selalu mengadu kepada bosnya, tidak bisa mengambil sikap atas masalahnya.

Si Gila Pangkat

Mungkin untuk yang satu ini tidak asing lagi buat kita sebagai pekerja. Orang-orang seperti ini biasanya hobi sekali menjilat atasan untuk memperlancar naik pangkat atau gajinya. Mereka yang terjangkit virus ini tidak segan menginjak-injak kepala bawahan mereka. Perlu kamu tahu mereka akan melakukan apapun yang disuruh oleh atasannya walaupun bertentangan dengan keinginannya. Bisa dibilang pangkat bagi mereka adalah lambang kekuasaan. Jelas mereka bukan pemimpin yang ideal, tetapi jika kamu tahu cara memainkan peranmu, proteksi dan upeti dari orang dengan tipe ini akan kamu miliki. Tapi di atas langit masih ada langit, jadi buat akses langsung ke bosnya untuk membuat mereka mati kutu. Tapi kami sarankan kamu tetap berada di jalur kamu!

Sumber: boleh.com

+/- Read More | Selanjutnya

Tips Sukses Mengambil Hati Atasan

Anda sudah lama bekerja tetapi atasan Anda memandang Anda pegawai biasa-biasa saja walaupun Anda menilai bahwa diri Anda adalah pegawai potensial dengan kemampuan lebih dari rekan pegawai yang lain? Kalau iya, kemungkinan Anda tidak pernah menunjukkan kemampuan lebih Anda kepada atasan Anda. Saya memiliki tips yang dulu saya terapkan untuk diri saya sendiri ketika baru mulai bekerja.

#1 - Selesaikan Semua Tugas Anda

Sebagai pegawai kita pasti memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai dengan job description kita. Apa puntugas yang menjadi tanggung jawab kita harus kita selesaikan dengan paripurna. Jangan sampai ada tugas yang tidak kita selesaikan.

#2 - Tunjukkan Bahwa Anda Adalah Pegawai Yang Mandiri

Masih berkaitan dengan tips #1, selain mengerjakan semua tugas, kita juga harus menunjukkan kepada atasan bahwa kita ini pegawai yang mandiri. Pegawai yang paham akan tugas dan tanggung jawab masing-masing dan mampu bekerja dengan supervisi minimal. Atasan akan senang kalau kita mampu membereskan seluruh pekerjaan kita tanpa harus selalu disuruh-suruh dan diawasi terus. Pegawai yang mampu bekerja mandiri akan mendapat perhatian yang lebih dari atasan.

#3 - Tunjukkan Bahwa Anda Ikut Memikirkan Kemajuan Perusahaan

Kebanyakan pegawai merasa kalau dirinya sudah bekerja sesuai dengantugas dan tanggung jawabnya, tiba di kantor tepat waktu dan pulang pada waktunya maka dia telah memberikan pelayanan yang senilai dengan gaji yang dia terima. Perilaku seperti itu adalah perilaku pegawai biasa-biasa saja yang akan sangat lama untuk bisa maju dalam karirnya. Anda tidak boleh begitu. Anda harus menunjukkan bahwa Anda adalah pegawai yang peduli pada perusahaan dan siap memberikan sumbangan lebih untuk kemajuan perusahaan. Pulang kerja tepat waktu walaupun tidak salah sebaiknya tidak Anda lakukan setiap hari. Buatlah analisis-analisis terhadap pekerjaan Anda. Temukan metoda-metoda baru yang memungkinkan Anda atau orang lain untuk mengerjakan tugas-tugas sejenis secara lebih efisien lalu sampaikan kepada atasan Anda mengenai metoda-metoda itu, lengkap dengan perbandingan dengan metoda yang lama. Kalau metoda baru Anda memang lebih efisien, atasan tentu akan mau menerima metoda baru dari Anda.

#4 - Tunjukkan Kapsitas Lebih Anda, Mintalah Tugas-tugas Tambahan

Setelah mampu menyelesaikan semua tugas, tunjukkan bahwa Anda memang memiliki kemampuan lebih. Mintalah tugas-tugas baru yang lebih banyak daripada yang semestinya Anda kerjakan sesuai job description. Atau, tawarkanlah kepada atasan Anda untuk membantunya menyelesaikan pekerjaan yang belum tersentuh olehnya. Apabila Anda memang mampu menyelesaikan tugas-tugas tambahan/bantuan, atasan Anda akan bisa melihat bahwa Anda memiliki kapasitas dan kapabilitas yang masih terbuka untuk dikembangkan. Teruslah meminta tugas-tugas tambahan sehingga tanpa Anda atasan Anda tidak akan mampu menyelesaikan pekerjaan tersebut.

#5 - Ajukan Diri Untuk Melakukan Tugas-tugas Sulit tetapi Jangan Menjilat

Apabila atasan Anda memiliki tugas-tugas dengan tingkat kesulitan tinggi, ajukanlah diri Anda untuk melaksanakan tugas tersebut. Namun, jangan mengajukan diri hanya untuk menjilat. Ambillah tugas-tugas yang memang mampu Anda kerjakan atau minimal Anda memiliki cukup pengetahuan untuk menyelesaikannya dalam waktu yang ditentukan.

Menjilat kadang-kadang berhasil. Akan tetapi, percayalah bahwa tanpa menjilat pun Anda akan mampu mengambil hati atasan asalkan Anda mampu menunjukkan bahwa diri Anda memang berlian bagi perusahaan.

#6 - Buatlah Atasan Bergantung Kepada Anda

Atasan bukanlah orang yang serba bisa. Kadang-kadang ada hal tertentu yang atasan tidak mampu mengerjakan karena keterbatasannya. Cari tahulah mengenai tugas-tugas yang paling sulit untuk dikerjakan oleh atasan dan ajukan diri untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Apabila setiap pekerjaan sejenis selalu diberikan kepada Anda, lama-lama atasan akan bergantung kepada Anda dan meyakini bahwa Anda adalah pegawai yang dapat diandalkan dan memiliki kemampuan lebih sehingga kepada Anda pantas diberi tugas, tanggung jawab dan wewenang yang lebih tinggi.

+/- Read More | Selanjutnya

Aksi Serempak Bank Sentral Global Angkat Saham Asia

Kevin Plumberg/Reuters

Saham-saham di pasar modal Asia bergerak naik kembali, sedangkan kurs yen agak tertekan setelah bank sentral seluruh dunia dari China sampai Eropa dan AS memangkas suku bunga guna memacu lagi perekonomian global kendati para investor tetap ngeri membayangkan hampir bekunya pasar kredit global.

Dalam sebuah orkestra ekonomi global yang tak pernah terjadi sebelumnya, Federal Reserve, Bank Sentral Eropa (ECB) bersama sejumlah bank sentral dunia termasuk bank sentral China, serempak memangkas suku bunga acuan beberapa jam setelah bursa saham Asia dan indeks Nikkei di Bursa Tokyo amblas ke level terendah sejak Krisis 1987.

Meski begitu, para analis menilai otoritas keuangan sejagat masih harus berbuat lebih banyak lagi untuk mengakhiri krisis keuangan terburuk sejak Depresi Besar 1930-an ini, khususnya dengan menyelenggarakan pertemuan tujuh negara terkaya dunia G-7 yang akan diadakan esok Jumat.

Sementara itu, aksi serentak seluruh dunia nan historis telah membuat harga-harga di pasar keuangan Asia cenderung membaik.

"Pemotongan suku bunga yang dilakukan beberapa bank sentral dunia adalah langkah penyelamatan yang penting. Kami yakin kini saatnya para investor jangka panjang yang penyabar itu untuk memulai memutuskan berinvestasi pada perusahaan-perusahaan berkinerja top yang ikut tersiksa (oleh krisis keuangan global)," kata Donald Straszheim, wakil pimpinan Roth Capital Partners, Los Angeles, dalam satu catatan ke sejumlah klien bisnisnya.

Indeks Nikkei di Bursa Tokyo melesak 1,9 persen setelah terbanting 9 persen pada perdagangan Rabu atau level penutupan terendah sejak Juni 2003.

Indeks MSCI untuk seluruh bursa saham Asia Pasifik kecuali Jepang terkatrol lagi 2,1 persen setelah terhempas 9 persen di perdagangan kemarin yang juga merupakan penurunan harian terbesar dalam 20 tahun terakhir.

Indeks Hang Seng, Hongkong, mental lagi (rebound) 2,8 persen ke posisi lebih baik dibanding Rabu yang sejak awal pekan terus tertekan hingga mencapai level terendah dalam dua tahun terakhir.

Valuasi (nilai saham) pada bursa Hongkong ini adalah yang terendah sejak krisis moneter Asia pada sekitar satu dekade lalu.

Namun, indeks S&P/ASX 200 yang menjadi "benchmark" bursa saham Australia amblas 1,2 persen dipicu oleh jatuhnya harga saham sektor pertambangan dan perbankan, kendati Reserve Bank of Australia (bank sentral Australia) mengguyuri pasar dengan insentif turunnya suku bunga, bulat satu persen.

Begitu pula dengan Indeks S&P 500 yang jatuh begitu investor memutuskan adalah lebih aman baginya melepas saham kendati bank sentral seluruh dunia bersatu untuk menghentikan apa yang disebut dengan malapetaka ekonomi dunia.

Pasar derivatif saham di AS juga akhirnya tergerek lagi positif satu persen.

Sebaliknya, yen Jepang sempat tertekan akibat membumbungnya bunga "overnight" sehingga para pialang ke luar lagi dari yen untuk mencari tambatan pasar yang lebih aman.

Kendait begitu, banyak analis berpandangan, yen akan tetap berada di posisi kuat sepanjang krisis keuangan global terus berlangsung karena neraca transaksi berjalan Jepang yang terus surplus, disamping stabilnya sektor keuangan negara ini.

"Memang ada langkah coba-coba untuk mengambil risiko setelah bank sentral global menurunkan suku bunga namun tentu saja itu hanya berbuah bagian kecil saja dari rangkaian jual yang kita lihat dalam beberapa hari terakhir ini," kata Dwyfor Evans, ahli strategi investasi pada State Street Global Markets, Hong Kong.

Dolar AS terhadap yen terangkat 1,6 persen ke posisi 100,70 yen per dolar AS atau "rebound" dari posisi Rabu pada 98,60 yen yang adalah level terendah dalam enam bulan terakhir.

Euro juga terkoreksi naik 2 persen di posisi 138 yen, setelah sempat terhempas ke posisi terendah dalam tiga tahun di level 134,15 yen.

Meski suku bunga telah diturunkan Federal Reserve sampai setengah persen basis poin, pasar derivatif yakin 90 persen suku bunga AS bakal turun sampai seperempat poin pada 29 Oktober 2008 saat dewan gubernur memutuskan lagi soal tingkat suku bunga ini.

Sejauh ini, aksi global untuk menenangkan pasar tidak diambil tanpa memperhitungkan risikonya.

Para ekonomi menilai, pasar kredit jangka pendek yang tidak fungsional dapat membenamkan tujuan yang diharapkan para bank sentral dunia ini.

Oleh karena itu, tanpa aliran kredit, perekonomian global tampaknya akan terus terjerumus.

"Risiko resesi global telah meningkat secara serius begitu aksi penurunan suku bunga serempak secara global tidak bisa menstabilkan pasar keuangan. Itu akan menjadi efek berlawanan terhadap perekonomian Asia yang didominasi sektor manufakturnya," kata Masamichi Adachi, ekonom senior pada JPMorgan Securities di Tokyo.

Harga logam dasar tetap menghadapi tekanan di mana harga seng Shanghai turun di bawah batas empat persen menyusul kekhawatiran bakal turunnya permintaan pada logam ini.

Setelah lebih dari setahun ketidaktepatan alokasi modal melanda pasar uang, yang kemudian merentet ke mana-mana di bulan lalu, para investor menjadi yakin bahwa solusi apa pun untuk menyehatkan sistem keuangan akan membutuhkan waktu.

Sebelum bank-bank sentral menurunkan suku bunga, tingkat suku bunga antar bank London (LIBOR) cenderung naik hingga menciptakan "spread" terluas pada suku bunga bertenor tiga bulan sejak krisis kredit global mulai pecah.

Bahkan setelah bank sentral global beraksi pun, indeks VIX atau Chicago Board Options Exchange Volatility, bertengger di rekor tertinggi 59,06 atau melesak sekitar 36 poiun sepanjang bulan lalu.

Obligasi pemerintah Jepang jatuh untuk mengantisipasi suplai kredit baru dan terhantuinya investor oleh aksi lepas obligasi AS. Obligasi JGB bertenor 10 tahun turun 0,9 poin menjadi 138,66.

Surat Utang Pemerintah AS teriris setelah turun tajamnya bunga "overnight" menyusul lesunya lelang untuk obligasi bertenor lebih dari 10 tahun.

Di New York, "yield" untuk obligasi bertenor 10 tahun yang geraknya berlawanan dengan harga rilnya, terangkat 3,70 persen dari posisi terakhir Rabu 3,66 persen.

Seperti halnya pasar obligasi di negara-negara maju, selisih antar "yield" obligasi bertenor 10 tahun dan 2 tahun, kerap disebut kurva "yield", telah naik drastis bulan lalu sebagai dampak dari upaya antisipasi pelaku pasar terhadap turunnya suku bunga The Fed.

Setelah bunga The Fed turun, kurva ini turun tajam hingga di 208 basis poin, atau terendah sejak Juni 2004.

+/- Read More | Selanjutnya

Fisikawan Jenius

STEPHEN WOLFRAM



SATU dekade ke depan, manusia terkaya di dunia boleh jadi bukan lagi Bill Gates. Calon penggantinya bukan seorang computer nerd atau venture capitalist, melainkan fisikawan muda jenius bernama Stephen Wolfram. Ia baru saja menggemparkan jagat keilmuan dengan menerbitkan dan meluncurkan sendiri magnum opusnya setebal 1.200 halaman lebih berjudul The New Kind of Science (TNKS).
Menurut sejumlah pembaca awal di situs Amazon.com, buku ini dalam magnitude dan
gaya provokasinya dianggap setara dengan The Origin of Species-nya Charles Darwin dan Das Kapital-nya Karl Marx.

Yang luar biasa, Wolfram juga wirausahawan tulen yang piawai memasarkan dan menjual temuan-temuannya ke dunia bisnis yang makin knowledge intensive. Sebagai multijutawan dollar barangkali ia merupakan ilmuwan terkaya di dunia. Dengan kekayaan itu, ia mendanai sendiri riset-risetnya sambil menjadi CEO bagi perusahaannya dengan ratusan karyawan. Dalam komunitas fisika, sejumlah tokoh tak ragu mengatakan kehebatan Wolfram setara dengan dewa-dewa terpenting fisika seperti Galileo, Newton, dan Einstein. Jika Galileo dikenang dengan Teori Pergerakan Planet, Newton dengan Teori Gravitasi, dan Einstein dengan Teori Relativitas, maka Wolfram dengan Cellular Automata.

Dengan perkakas ini, Wolfram mengklaim dapat memecahkan semua problem fisika abad ke-20 yang sampai kini masih misterius seperti soal relasi gaya-gaya elektromaknetik dan gravitasi. Dengan demikian cellular automata boleh jadi akan memenuhi impian suntuk Einstein-yang tak kesampaian hingga akhir hayatnya-akan adanya teori gabungan (unified theory of everything) yang mampu menjelaskan semua fenomena alam dan kosmos itu sendiri.

Namun, cellular automata lebih ambisius dari impian tertinggi Einstein. Bukan saja di bidang fisika, perkakas Wolfram ditengarai dapat menjelaskan serta memecahkan berbagai masalah fundamental dalam biologi, matematika, kimia, computer science, bahkan wilayah-wilayah lain yang secara tradisional dianggap di luar pengaruh fisika seperti sosiologi, psikologi, ekonomi, juga teologi, seni, dan filsafat.



---



APAKAH cellular automata itu? Sederhananya, cellular automata adalah sehimpunan proses fundamental peciptaan pola-pola keteraturan dengan menggunakan komputer (computer-generated ordering process) yang bentuk akhirnya sangat menyerupai apa yang terjadi di alam. Program komputer Wolfram ini mengambil input data yang tidak teratur (bahkan chaos), lalu diproses menggunakan sejumlah Aturan Wolfram, dan akhirnya menghasilkan output gambar yang sangat mengagumkan baik pola, kompleksitas, maupun derajat keteraturannya di layar komputer.

Dalam bukunya yang dipenuhi ratusan gambar itu, Wolfram menunjukkan proses terciptanya berbagai bentuk.

+/- Read More | Selanjutnya

Nilai Profesionalisme di Indonesia | Penghargaan Engineer dan Pahlawan Indonesia

OPINI : "Kita Semua memang Munafik"

Putu Wijaya, Budayawan

PULANG dari mudik Lebaran, dalam kereta saya duduk bersebelahan dengan seorang pria yang selintas tampak seperti pegawai negeri yang cuek.
Kemudian saya mengubah kesan saya itu, karena ia lebih mirip dengan seorang dai. Beberapa lama kemudian, dia terasa seperti seorang eksekutif. Tetapi setelah berbicara beberapa jurus, semua dugaan saya salah. Orang itu insinyur lulusan ITB yang membuat pesawat terbang tanpa awak. ”Sekarang kami lebih mengkhususkan untuk membuat peralatan senjata kapal udara untuk militer,” katanya dengan nada biasa-biasa saja, sehingga saya merasa bertambah malu lagi, karena sempat menilai dia rendah.

Sepanjang perjalanan Bandung-Jakarta, saya terus bertanya-tanya. Kantuk saya kontan hilang, tak percaya apa yang sudah dilakukan bujangan usia 30 tahun itu bersama kelompoknya. Kemampuannya untuk membuat pesawat tanpa awak yang diperlengkapi dengan kamera, dapat dipakai untuk pemetaan dan pengawasan lingkungan yang amat berguna untuk pengintaian dalam perang. Harganya, kalaupun ditambah dengan komisi, menurut dia masih separuhnya dari produk yang dipesan dari mancanegara. Tampak sangat potensial, tetapi mengapa pemuda itu tidak menjadi kaya raya? Ia bahkan mengaku merasa sudah cukup nyaman, kalau kelompoknya bisa mengantongi tiga juta setiap orang per bulan. Jumlah yang sangat kecil dan menghina kecerdasan, kalau dibandingkan dengan kontrak seorang pemain sinetron top yang untuk satu episode (sekitar 7 hari kerja) saja, sudah bisa mendikte produser untuk membayarnya sampai Rp60 juta.

Pemuda itu mengaku bahwa dari Malaysia sudah ada yang sempat melirik dan menawari teman-temannya bekerja dengan imbalan yang sangat menggiurkan.
Sementara di dalam negeri pun, salah seorang temannya sudah menjadi bos sebuah perusahaan swasta di daerah dengan gaji Rp15 juta. Toh, dia dan kawan-kawan masih tetap setia menekuni pekerjaannya dengan imbalan hanya sekitar dua juta rupiah di akhir bulan. Ia mengaku sadar hingga sering menertawai dirinya sendiri. “Kami memang orang-orang gila. Teman-teman saya memang sepertiseniman. Bekerja tergantung perasaan. Kalau sedang senang, ngebut, tapi kalau lagi malas, ditinggal begitu saja, sehingga kadangkala merepotkan langganan yang sudah menguber-uber,” katanya sambil tertawa.

Ketika saya tanya, apa kira-kira alasan pelanggan, kenapa mereka tidak langsung merekrut dan memberikannya pekerjaan yang layak, jawabannya mengejutkan. “Ya, mereka bagaimanapun juga, sangat mengutamakan sukses demi jabatannya. Untuk itu, memang lebih terjamin untuk membeli produk dari mancanegara yang sudah punya nama, sedangkan kami kan masih dalam proses pengembangan. Meskipun kami punya potensi dan prospek bagus, mungkin dirasa tidak cocok dengan target sukses yang mereka kejar.

Saya terpesona. Kalau betul begitu, alangkah besarnya kerugian negara, sebab pejabat lebih mengutamakan karier pribadinya. Mereka tidak peduli apa yang akan terjadi sesudah itu. Prek dengan masa depan Indonesia, peduli amat pejabat belakangan yang menggantikannya.

Keluar dari Gambir, di kepala saya ada pahlawan baru. Jadi tak benar semua anak-anak muda sudah tergiur oleh uang dan tersulap menjadi hamba kapitalis. Masih ada yang memiliki idealisme kental bukan karena tolol, tapi karena memang merasa nikmat menertawai dirinya. Orang-orang itu nyaris tak kelihatan, karena tak dipublikasikan oleh media massa yang lebih tertarik menyuap pembaca dengan sensasi karena memang itu yang laku.

Sudah waktunya kini kita bergerak memburu pahlawan-pahlawan yang tidak kelihatan itu. Mengenalkan kepada masyarakat dan menjadikannya selebriti. Mereka seribu kali lebih layak menjadi sorotan layar kaca.

Sampai di rumah, saya ceritakan semua itu kepada istri saya. Dengan bangga saya tunjukkan masih banyak harapan. Biarlah orang jahat makin edan, selama masih ada orang-orang muda yang militan, Indonesia akan tertolong.
Para pahlawan baru itu harus diburu, digembar-gemborkan, agar merebut perhatian masyarakat.

“Apa kamu sudah menceritakan kepadanya ada bintang sinetron yang
dibayar 60 juta untuk satu episode?” potong istri saya. “Tentu saja tidak.”. “Kenapa?” “Karena aku tidak sedang menceritakan sesuatu, tetapi justru bertanya. Aku lebih banyak memancing Aku tidak ingin nanti dia terganggu oleh ceritaku dan merasa dirinya kecil sekali karena hanya bercita-cita punya Rp3 juta, dua puluh kali lebih kecil dari gaji seorang bintang sinetron, padahal dia aset negara. Aku tak ingin ia menjadi kecewa pada apa yang sudah dilakukannya, apalagi kemudian berhenti mendadak. Siapa tahu bunuh diri. Nanti aku akan kehilangan pahlawan lagi.” Istri saya tidak menanyakan apa-apa lagi, lantas pergi arisan.

Saya jadi terdiam. Apa yang saya katakan tadi seperti berdengung kembali ke telinga saya. Apa saya sudah salah? Saya bayangkan kembali diri saya berada di atas kereta itu. Lalu menceritakan apa yang belum sempat saya ceritakan. Menunjukkan kepada pemuda itu nasibnya yang sebenarnya. Bukan untuk mengubah, hanya sekedar menguji mentalnya. Apakah ia masih akan mau membuat pesawat pengintai, kalau mengetahui peta nasibnya sejelek itu.

Tapi saya punya keyakinan, dia akan tidak akan mengecewakan saya. Dia pasti benar-benar seorang pejuang. Dia tidak akan goyah karena miskin, idealismenya akan tetap menyala-nyala, walau pun orang lain berlimpahan rezeki. Dia akan setia pada pengabdiannya, meskipun nanti dia sudah berkeluarga. Karena dia pasti akan memilih teman hidup yang mengerti apa itu kemiskinan demi idealismenya.

Beberapa hari kemudian saya menerima telepon dari seorang anak saya. direktur utama sebuah perusahaan yang sedang naik daun. Setiap kali memutuskan sesuatu yang penting, dia selalu meminta masukan saya. Dan biasanya semuanya dilaksanakannya. 'Saya harus memilih dua kandidat direktur. Yang satu profesional tetapi otaknya hanya rata-rata dan yang satu lagi jenius tetapi agak nyeniman. Siapa yang sebaiknya saya
pilih?”.”Yang profesional!”


+/- Read More | Selanjutnya

BURSA SAHAM DI AMERIKA SERIKAT KEMBALI ANJLOK


New York: Menyusul ketakutan pasar akan ancaman resesi global, bursa saham di Amerika Serikat kembali anjlok pada penutupan Rabu kemarin. Dalam enam hari terakhir, bursa Dow Jones turun hingga 14,7 persen. Untuk keenam kalinya berturut-turut, bursa saham di Amerika Serikat ditutup dengan penurunan. Pada penutupan Rabu kemarin, bursa Dow Jones turun hampir 190 poin ke angka 9.258,10. Dua persen lebih rendah dibanding sehari sebelumnya.

Dalam enam hari terakhir, bursa Dow Jones turun hingga 14,7 persen. Ini penurunan enam hari terburuk Dow Jones sejak serangan 11 September 2001. Ini membuktikan upaya bank sentral dunia memotong suku bunga global, gagal membangkitkan kepercayaan pasar. Bursa lain seperti Nasdaq juga ditutup menurun. Nasdaq turun 16,8 persen dalam enam hari terakhir.

+/- Read More | Selanjutnya

PEMERINTAH MASIH MENSUSPEND PERDAGANGAN SAHAM DI BEI


Jakarta: Rapat terbatas antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan menteri-menteri bidang ekonomi dan sejumlah pelaku usaha seperti para direktur utama Bank BUMN, di Istana Negara, Jakarta, baru saja ditutup, Kamis (9/10) dini hari tadi. Pertemuan tersebut juga dihadiri Deputi Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), MS Hidayat.

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil, kepada wartawan mengatakan, keputusan yang dihasilkan dalam rapat terbatas tersebut adalah, pemerintah kembali mensuspend atau menghentikan sementara perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga hari ini.

Kemungkinan perdagangan saham kembali akan dibuka Jumat esok. Namun, hal itu masih menunggu hasil investigasi yang akan dilakukan BEI, sehubungan terjadinya transaksi di luar batas kewajaran.

Sofyan Djalil juga menyatakan, rapat yang terkesan mendadak ini adalah permintaan Presiden SBY untuk mengupdate informasi yang sedang terjadi di pasar finasial dan ekonomi dunia pada umumnya, serta dampak kondisi tersebut di Indonesia khususnya.

Rapat terbatas juga dimaksudkan untuk bisa mengkoordinasikan seluruh BUMN yang ada sejalan dengan keputusan yang telah ditetapkan pemerintah. Pihak BUMN juga diminta tidak berspekulasi di perdagangan valuta asing.

Menurut Menneg BUMN, penutupan BEI ini sudah sesuai dengan prosedur standar, yaitu, jika terjadi penurunan sebesar sepuluh persen, maka BEI bisa melakukan suspend terhadap perdagangan. Perdagangan saham di BEI sendiri, telah dihentikan sementara sejak pukul 11.00 Waktu Indonesia Barat, Rabu kemarin.

Penghentian dilakukan karena nilai perdagangan sangat kecil. Merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI hingga 10,38 persen, adalah tertinggi dibanding bursa efek yang ada di Asia-Pasifik, yang hanya turun sekitar 4-6 persen akibat krisis finansial yang terjadi di Amerika Serikat.

Ketua Kadin MS Hidayat menambahkan, pada pertemuan tersebut Presiden SBY meminta BUMN besar untuk melakukan buyback saham-sahamnya sebanyak mereka mau. "BUMN juga diminta menempatkan seluruh dolarnya di dalam negeri," ujar MS Hidayat.

Pemerintah meminta Kadin menyamakan persepsi dalam menghadapi situasi krisis yang terjadi di luar negeri ini. Presiden SBY juga meminta kerjasama antara pemerintah dan swasta terus dijaga, guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi dalam krisis finansial global saat ini.

+/- Read More | Selanjutnya

Bursa Efek Indonesia Krisis

Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani menggelar rapat mendadak bersama Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil dan sejumlah lembaga keuangan terkait, Kamis (9/10) siang. Rapat membahas penghentian sementara (suspensi) pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), kemarin.

Saat berita ini disusun rapat sudah selesai. Tapi tak ada satu pun peserta rapat yang mau membocorkan hasil pertemuan. Hasil rapat sepertinya disimpan untuk mereka saja.

Namun, sebelum masuk ruang rapat, Sofyan sempat mengatakan, mestinya Bapepam memberikan kelonggaran kepada BUMN agar bisa membeli kembali saham mereka yang ada di BEI. Menurut dia, tak perlu lagi ada rapat umum pemegang saham untuk melakukan buy back.

+/- Read More | Selanjutnya

Recent Comments

__________________________________